Tag Archive: pengalaman

Kabar Gembira bagi temen-temen yang semester akhir ingin mengajukan proposal penelitiannya bisa ke RAMP-IPB. RAMP-IPB telah memfasilitasi penelitian kita dan akan ada bimbingan monitoring mengenai kegitan ini, ayo buruan daftar kan proposal anda di RAMP-IPB, Ketentuan sebagai berikut:

Jika Anda mahasiswa semester akhir dan memiliki ide atau solusi teknologi, segeralah bergabunglah bersama RAMP IPB dalam “Pre-Mentoring Program 2013”, sebuah program inkubasi teknologi khusus mahasiswa semester akhir yang telah siap menyusun penelitian/tugas akhir/skripsi.

Wujudkan idemu menjadi teknologi handal melalui serangkaian kegiatan Pre-Mentoring Program 2013 yang terdiri dari:

1. “In-class Training” tentang “Engineering Idea (Product) DevelopmentProcess”.
2. Internship (magang): “In-lab practical work” untuk membangun ataupun menyempurnakan ide invensi bagi masing
masing peserta.
3. Presentasi dan Diskusi: selama masa internship, masing-masing peserta melakukan 3 kali presentasi terkait
status dan perkembangan ide invensinya yaitu presentasi awal, presentasi progres, dan presentasi akhir.
4. Field Trip: selama masa workshop & intership para peserta (dengan didampingi pembimbing dan tutor) melakukan
kunjungan (field trip) ke industri yang terkait dengan bidang invensi para peserta.

Fasilitas yang akan diterima oleh pemenang Pre-Mentoring Program:

* Gratis biaya training dan magang
* Gratis akomodasi dan transportasi selama training
* Fasilitas pendanaan

Jadwal Seleksi:

* Batas akhir pengiriman proposal: 10 Desember 2012 (Cap Pos)
* Pengumuman pemenang: 21 Desember 2012
* Pelatihan & Magang: 21 Januari – 16 Feburari 2013

Kirimkan proposal penelitian anda sesuai dengan format proposal yang telah ditentukan ke:

Recognition dan Mentoring Program Institut Pertanian Bogor (RAMP-IPB)

Jl. Raya Pajajaran No. 1
Kampus IPB Baranangsiang, Pintu 3
Bogor 16127, Jawa Barat, Indonesia.
Tel/Fax: +62 251 8317386
E-mail: lramp@ipb.ac.id, rampipb@yahoo.com

Download segera Formulir dan Panduan Penyusunan Proposal di:
http://ramp.ipb.ac.id
http://www.ramp-indonesia.org

Semester 3:

>>> DASAR-DASAR AGRONOMI
>>> Laporan DasGron
>>> GENETIKA TANAMAN
>>> Makalah Lanskap
>>> LAPORAN PIT MORFOLOGI TANAH

Semester 4

>>> Laporan Fisiologi Tumbuhan (FISTUM)
>>> Soal Fisiologi Tumbuhan

Semester 5

>>> Pengendalian Gulma

Semester 6

>>> Bahan Kuliah KANOBI UTS
>>> Paper Sagu (Metroxylon spp.)
>>> Bahan Kuliah Tanaman Hias PPT

Semester 7

>>> Bahan Stadium General Kapita Selekta Pertanian UTS file PPT
>>> Bahan Kuliah Pasca Panen Tanaman Pertanian file PTT
>>> Bahan Kuliah Tanaman Terpadu file PPT dan PDF
>>> Komunikasi Kelompok

Bahan-bahan diatas akan dilengkapi lagi, Gunakan sebaik-baiknya dan pelaari untuk mempersiapkan ujian maupun menambah pengalaman dan wawasan anda mengenai pertanian. semoga bermanfaat…

salam Pertanian….

Sudah seminggu saya di Subang yang sebagian besar mata pencahariannya masyarakat disini sebagai petani padi (Lumbung Padi). banyak permasalahan yang di keluhkan pada petani di desa nanggerang Subang. sebelumnya saya kenalkan bahwa di Desa Nangerang Subang terdapat 7 kelompok tani, antara lain: kiarapayung, ketos, bihbul, hanjuang, cileyay, asem, dan Kumpul. Dari 7 kelompok tani ini di ketuai oleh pak Iin, tap dari ketujuh kelompok tani yang aktif hanyalah kelompok tani kiarapayung. Hari jumat jam 09.00-10.30 WIB diakukan pertemuan rutin oleh kelompok tani kiarapayung dan gadis (desa cicadas). Walau keadaan ini kurang tepat tapi hanya disinilah kami bisa mempresentasikan dan membei penyuluhan pada petani dalam penanganan hama dan penyakit tanaman padi.

Disatu sisi ada petani yang bertanya pada saya, mas kalau bisa petani diajari mengenai agribisnis pertanian agar petani mengentahui gimana cara menjual. Dan saya berpendapat bahwa dunia pertanian di Indonesia kini makin terpuruk, tuntutan pemerintah hanyalah meningkatkan produktivitas padi nasional dalam menyediakan pangan nasional tanpa melihat teknologi dan sumber daya yang ada di lapangan. Sangat miris kawan jikau engkau tau keadaan pertanian padi sekarang. Petani dari awal memang tidak pernah diuntungkan mulai dari pengolahan lahan yang mahal sewa traktor, pemeliharaan biaya yang mahal untuk membeli pupuk dan penanganan hama dan penyakit, setrta pemanenan yang butuh tenaga dan pemasaran berujung pada tengkulak. Ini9lah mirisnya dunia pertanian padi yang ada di Negara kita. Gimana mau maju pertanian kita.

Salah satu solusi dari saya adalah pemerintah harus mensejahterakan petani di Indonesia terlebih dahulu, dengan memfasilitasi dan terus member penyuluhan dalam menciptakan petani yang memiliki SDM yang handal. Setelah itu petani di tuntut untuk lebih mandiri dalam menangani hasil pertanian. Setiap kelompok tani harus memiliki gudang hasil panen dan Koperasi pertanian yang mantap agar terciptanya petani yang mandiri. Dimana semua kegiatan di kelola oleh petani itu sendiri, semua hasil panen yang di hasilkan di simpan dalam gudang dan dijual saat musim paceklik tiba, petani tidak usah gelisah dengan dana yang di gunakan untuk penanaman lagi, dana tersebut dapat di peroleh dari koperasi petani sehingga petani tidak sah bingung dalam menyediakan modal awal. Solusi ini jika dilakukan petani padi di Indonesia akan manju petanian kita.

Sebatas solusi yang di perhitungkan dari pengalaman dan pemikiran yang matang
Mahasiswa Institut Pertanian Bogor
Fakultas Pertanian
Departemen Agronomi dan Hortikultura
Rizal Mahdi Kurniawan