Category: Semester 4

Praktikum TEKBUD

Banyak menanyakan tentang rumus-rumus perhitungan,
semoga bermanfaat:

Menghitung Prestasi Kerja (PK)

PK= Luas/jumlah pekerja x 7 jam/jam kerja (kalian)

Menghitung Hari Kerja (HK)

HK= 10.000/PK x 1 HK

Contoh Perhitungan Pupuk

1

2

3

4

5

6


Latihan Soal:

Pada percobaan dosis pemupukan N pada jagung ada dua dosis pemupukan (N1= 90 kg N/ha N2= 135 kgN/ha). Selain pupuk N sebagai perlakuan, perlu diberikan pupuk dasar sebanyak 75 kg P2O5 dan 60 kg K2O.ukuran petak percobaan 7.5×10 m. berapa kebutuhan pupuk:
1) Urea pada N11
2) Urea pada N2
3) SP 36
4) KCL

Diketahui
Urea (45% N). Artinya, setiap 100 kg urea terdapat 45 kg N
SP 36 (36% P2O5). Artinya setiap 100 kg SP 36 terdapat 36 kg P2O5
KCL (60% K2O). Artinya setiap 100 kg KCl terdapat 60 kg K2O

Langkah perhitungan
1) Tentukan jumlah pupuk dalam bentuk urea pada dosis N1dengan kandungan urea 45%N
Dosis N1 = 90/45*100 = 200 kg urea/ha
Selanjutnya hitung kebutuhan pupuk untuk ukuran 7.5 m x10 m
Kebutuhan urea= (7.5*10)/10 000))*200 = 1.5 kg/petak

2) Tentukan jumlah pupuk dalam bentuk urea pada dosis N2 dengan kandungan urea 45%N
Dosis N2 = 135/45*100 = 300 kg urea/ha
Selanjutnya hitung kebutuhan pupuk untuk ukuran 7.5 m x10 m
Kebutuhan urea= (7.5*10)/10 000))*300 = 2.25 kg/petak

3) SP36 = 75/36 *100 = 208.3 kg SP36/ha.
untuk petak berukuran 7.5m x 10 m dibutuhkan SP36 sebanyak = (7.5*10)/10 000))*208.3 kg = 1.56 kg

4) KCl = 60/60*100 = 100 kg KCl/ha
untuk petak berukuran 7.5m x 10 m dibutuhkan KCl sebanyak = (7.5*10)/10000))*100 kg = 0.75 kg

Pada perlakuan pupuk tunggal dan pupuk majemuk pada kacang hijau dosis pupuk tunggal yang digunakan adalah 100 kg /ha urea, 100 kg/ha SP36,dan 100 kg/ha KCl. Dosis pupuk majemuk yang digunakan (15-15-15) adalah 300 kg/ha
1) Tentukan kebutuhan masing-masing jenis pupuk untuk petakan 7.5m x 10 m
2) Kandungan hara N, K2O, P2O5 dari pupuk tunggal dan pupuk majemuk, mana yang lebih tinggi atau lebih rendah
3) Agar kandungan K2O pada pemupukan dengan pupuk majemuk sama dengan pupuk tunggal , berapa kg pupuk KCL yang harus ditambahkan pada petakan tersebut.

Jawab:

1) Kebutuhan pupuk
Urea = (7.5*10 m)/10 000 m2))*100 kg = 0.75 kg
SP36 = (7.5*10 m)/10 000m2))*100 kg = 0.75 kg
KCL = (7.5*10 m)/10 000m2))*100 kg = 0.75 kg
Pupuk majemuk = (7.5*10m)/10 000m2))*300 kg = 2.25 kg

2) Kandungan hara
N pada urea = 0.75* 4.5/100 = 0.3375 kg
P2O5 pada SP36 = 0.75 * 36/100 = 0.2700 kg
K2O pada KCl = 0.75* 60/100 = 0.4500 kg
N,P,K pada Pupuk majemuk masing-masing = 2.25*15/100 = 0.3375 kg
Jadi, kandungan N pada urea sama dengan pupuk majemuk. P2O5 pada SP 36 lebih rendah daripada pupuk majemuk, K2O pada KCl lebih tinggi daripada pupuk majemuk

3) Jumlah KCl yang harus ditambahkan pada pupuk majemuk agar memperoleh K2O yang sama dengan pupuk tunggal adalah
=(0.4500kg – 0.3375kg)*100/60 = 0.1875 kg/petak

Mana ada di departemen lain yang praktikumnya langsung ke lahan pertanian?? :)
maaf ni agak sombong dikit, karena saya bangga dengan Departemen Agronomi dan Hortikultura atau disingkat AGH. AGH adalah salah satu departemen yang ada di Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Kalau namnya saja IPB condongnya kepertanian, kalau sudah pertanian mau apa jika tidak budidaya ya AGH yang kita tuju :) .

Agh memiliki beberapa jurusan ahli diantaranya: benih, pemuliaan tanaman, budidaya/produksi, dan bioteknologi. Luar biasa bukan??:) jika anda bingung mencari SC ambilah dari AGH, buat nambah wawasan anda mengenai pertanian. Masak kuliah di IPB tidak mengerti ilmu pertanian?? APA KATA DUNIA :)

Walau di TPB sempet diajar PIP ( Pengantar Ilmu Pertanian) mana cukup ilmu pertanian jika tidak di terapkan langsung di lahan. Menurut pengalaman pertanian antara teoridan lapangan berbeda masbro, mau bukti??? Ambil SC di AGH :)

Recomended buat SC nih: Dasar-dasar Agronomi, Dasar-dasar Hortikultura (syarat Dasgron), Dasar ilmu dan Teknologi Benih, Bioteknologi Tanaman, Ilmu Tanaman Pangan, Ekologi Tanaman, Ilmu Tanaman Perkebunan, Dan Tanaman Obat dan Aromatik. Djamin sangat bermanfaat kawan, itu sangat ngena ke Pertaniannya. Jangan ragu lagi siapkan buat KRS semester depan, buka buku panduan sarjana liahat MK di Departemen AGH cari MK yang saya sebutkan diatas :).

Ni ada beberapa dokumentasi mengenai kegiatan praktikum Mata Kuliah di Departemen AGH masbroo, monggo dilihat:

Panen Padi daat Praktikum Ilmu Tanaman Pangan (ITP)

Pembuatan Lubang Tanam untuk Penanaman Kakao pada Mata Kuliah Ilmu Tanaman Perkebunan (ITP)

Penanaman Padi di Lahan Sawah, pada MK. Ilmu Tanaman Pangan. Semua praktikan diwajibkan nyebur sawah :)

Praktikum Dasar-dasar Agronomi (Dasgron), Menanam beberapa Jenis Tanaman Pertanian

Praktikum Dasgron, Alhamduliah tumbuah tinggal perawatan dan PANEN :)

Jagung Sebagai Alternatif pengganti Beras

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari bulir), dibuat tepung (dari bulir, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena), dan bahan baku industri (dari tepung bulir dan tepung tongkolnya). Tongkol jagung kaya akan pentosa, yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan furfural. Jagung yang telah direkayasa genetika juga sekarang ditanam sebagai penghasil bahan farmasi. Terdapat beberapa sentra perbanyakan jagung di Indonesia diantaranya adalah Jawa Tengah,Jawa Barat, Jawa Timur, Madura, D.I. Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, SulawesiUtara, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Khusus di Daerah Jawa Timur dan Madura. Budidaya tanaman jagung dilakukan secara intensif karena kondisi tanah dan iklim yang sesuai. Read More »

SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER
FISIOLOGI TUMBUHAN

A. ISILAH DENGAN ISTILAH YANG BENAR

Posisi triose fosfat ( gliseraldehida-3-fosfat = dihidroksiaseton fosfat) sangat sentral dalam metabolisme tumbuhan karena terlibat baik dalam proses respirasi, fotosintesis maupun sintesis berbagai senyawa organic penting . Pertama dalam fotosintesis triose fosfat merupakan hasil reduksi senyawa …………..(1) dari karboksilasi ……………(2) dengan bantuan ensim …………….(3). Triose fosfat ini akan dialokasikan dengan sangat bijaksana oleh tumbuhan yaitu untuk ………………(4) sehingga siklus reduksi karbon (siklus Calvin) terjaga kesinambungannya, lalu untuk sintesis …………..(5) yang disimpan dalam kloroplas yang mungkin dimobilisasi dan ditranslokasikan pada malam hari, dan terakir untuk sintesis ……………(6) yang akan didistribusikan. Distribusi senyawa (6) melalui jaringan pembuluh …………(7) ini disebut juga partitioning diatur sedemikian rupa dimana bagian yang satu mungkin lebih besar dari yang lain, sesuai dengan keperluannya dan terintegrasi sedemikian rupa dengan tujuan survival bagi tumbuhan itu.
Triose fosfat dalam glikolisis dihasilkan dari 2 kali fosforilasi unit heksosa yang kemudian pecah, menghasilkan 2 mol triose fosfat dan proses ini memerlukan ……ATP (8) ketika sukrosa dipecah menjadi glukosa dan fruktosa oleh ensim invertase . Inilah perbedaan proses respirasi sel hewan dan tumbuhan, dimana pada sel hewan bahan baku glikolisis adalah glukosa pada tumbuhan adalah ………..(9). Pada respirasi sel tumbuhan ada lagi perbedaan dengan sel hewan yaitu juga dihasilkan asam organik ………..(10) disamping asam piruvat. Asam organik (10) ini dihasilkan dari karboksilasi ……….. (11) dengan bantuan ensim PEP karboksilase, yang menghasilkan senyawa ………..(12) sebelum direduksi dengan bantuan ensim malat dehidrogenase dengan elektron donor NADH menjadi senyawa (10) itu.
Klorofil pada Pusat Reaksi Sistemfoto II yang menerima foton melepaskan elektronnya menjadi teroksidasi, positif dan kekurangan electrón. Electrón yang lepas diterima …………(13) yang seterusnya memberikan elektronnya kepada 2 plastoquinon (QA dan QB) secara berurutan. Dua electrón yang dilepas tadi akan mereduksi QB menjadi QB-2 dan mengambil 2H+ dari ………(14) menjadi plastohiroquinon (QH2). Plastoquinon tereduksi QH2 ini akan melepaskan diri dari pusat reaksi dan masuk kedalam bagian hidrokarbon dari membran dan melepaskan elektronnya melalui 2 lintasan. Pada lintasan pertama satu electrón dilepas dan diterima sitokrom f, yang memberikannya pada plastocianin dan akirnya ke klorofil Pusat Reansi Sistemfoto I, sedang satu electrón lainnya diberikan pada heme tipe b dan melepaskan 2 ion H+ ke ……(15) dari tilakoid. Heme tipe b yang menerima electrón ini akan memberikan elektronnya pada molekul quinon yang akan membentuk QH2 baru. Kemudin QH2 akan mengulangi perjalanan seperti diatas, jadi setiap 2 elektron yang sampai ke sistemfoto I ada ……. (16)H+ yang terakumulasi dan menimbulkan perbedaan konsentrasi H+yang tinggi. Perbedaan ini menimbulkan daya dorong terjadinya ATP. Yang dirumuskan oleh Dr.Peter Mitchel pada 1960 sebagai ∆p = ∆Em – 59 ( pHi – pHo).
Dalam keadaan keseimbangan Nilai ∆p =0. Kalau perbedaan ( pHi – pHo) = 1, nilai potensi membran adalah ……… (17).
Teori kemiosmosis dalam sintesis ATP juga beroperasi dalam mitokondria dimana ion H+ dikonsentrasikan dalam …………(18) dan akan mengalir kedalam ……(19) melalui ATP synthase untuk membentuk ………….(20).

Read More »