Category: Pengendalian Gulma

Mana ada di departemen lain yang praktikumnya langsung ke lahan pertanian?? :)
maaf ni agak sombong dikit, karena saya bangga dengan Departemen Agronomi dan Hortikultura atau disingkat AGH. AGH adalah salah satu departemen yang ada di Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Kalau namnya saja IPB condongnya kepertanian, kalau sudah pertanian mau apa jika tidak budidaya ya AGH yang kita tuju :) .

Agh memiliki beberapa jurusan ahli diantaranya: benih, pemuliaan tanaman, budidaya/produksi, dan bioteknologi. Luar biasa bukan??:) jika anda bingung mencari SC ambilah dari AGH, buat nambah wawasan anda mengenai pertanian. Masak kuliah di IPB tidak mengerti ilmu pertanian?? APA KATA DUNIA :)

Walau di TPB sempet diajar PIP ( Pengantar Ilmu Pertanian) mana cukup ilmu pertanian jika tidak di terapkan langsung di lahan. Menurut pengalaman pertanian antara teoridan lapangan berbeda masbro, mau bukti??? Ambil SC di AGH :)

Recomended buat SC nih: Dasar-dasar Agronomi, Dasar-dasar Hortikultura (syarat Dasgron), Dasar ilmu dan Teknologi Benih, Bioteknologi Tanaman, Ilmu Tanaman Pangan, Ekologi Tanaman, Ilmu Tanaman Perkebunan, Dan Tanaman Obat dan Aromatik. Djamin sangat bermanfaat kawan, itu sangat ngena ke Pertaniannya. Jangan ragu lagi siapkan buat KRS semester depan, buka buku panduan sarjana liahat MK di Departemen AGH cari MK yang saya sebutkan diatas :).

Ni ada beberapa dokumentasi mengenai kegiatan praktikum Mata Kuliah di Departemen AGH masbroo, monggo dilihat:

Panen Padi daat Praktikum Ilmu Tanaman Pangan (ITP)

Pembuatan Lubang Tanam untuk Penanaman Kakao pada Mata Kuliah Ilmu Tanaman Perkebunan (ITP)

Penanaman Padi di Lahan Sawah, pada MK. Ilmu Tanaman Pangan. Semua praktikan diwajibkan nyebur sawah :)

Praktikum Dasar-dasar Agronomi (Dasgron), Menanam beberapa Jenis Tanaman Pertanian

Praktikum Dasgron, Alhamduliah tumbuah tinggal perawatan dan PANEN :)

Bergulma di Semester 5

rizalm09.student.ipb.ac.id

Pengendalian gulma merupakan mata kuliah semester 5, saya alami setahun yang lalu. Mata Kuliah ini terkenal seremnya, baik dosen, tugas, maupun asprak. :) Awal masuk disambut dengan pengertian gulma, manurut saya gulma hanya rumput, dan ternyata gulma adalah semua tanaman pengganggu atau tanaman yang tumbuhnya tidak dikehendaki (setan dunk?). Asik juga mempelajari gulma, walau kebanyakan gulma tanaman yang merugikan ternyata masih ada tanaman gulma yang menguntungkan. Bagai dunia ini ada orang baik dan ada orang jahat. luar biasa….:)

Praktikum ini luar biasa butuh tenaga, hehe>:) kalau biasanya kita menanam tanaman itu dibersihkan gulmanya ini tidak mas bro, semuanya dibiarkan. Kebetulan saya perlakuan penganan gulma 12 MST jadi sawah saya seperti lahan mati,haha. tapi inilah GULMA memperlajari ilmu tanaman SETAN. Pengamatan dengan memberi kotak ukuran 50cm x 50cm, menentukan gulma dominan yang terdapat pada daerah tersebut.

tugas, nah ini dia bebunyutan darisegalanya. Sebelum ujian Akhir Semester diberikan tugas membuat herbarium. Herbarium adalah pengawetan tanaman yang dibingkaidan digunakan sebagai studi kasus (ngarang). Kebetulan saya mendapat tanaman yang agak langka, namanya Euphorbia prunifolia. Tanaman ini memiliki kerabat sayang sangat dekat banyak sekali, jika dilihat dari bunganya ada 6 macam tanaman seperti ini, dan yang mencirikan berbeda dengan yang lain adalah daunnya. Dua bulan penuh mencari gulma ini tidak dapat-dapat, di cikabayan, leuwikopo, sawah baru, kampus, dan sekitar kosan tapi nihil hasilnya. Setelah seminggu ada pencerahan dari teman di depan kosannya ada, saya mengambilnya dan ternyata tidak daun terlalu lebar.

Mencaridan mencari, minggu pagi jam 06.00 saya berniat untuk mecari tanaman itu, dapat masukan juga bahwa tanaman ini berada di beakang Green House Biologi, kesana sudah hampir 2 hari gak ketemu dan saat itu juga, alhamdulilah menemukan juga. Luar biasa perjuangan MK ini, hingga segitunya,haha (nyesel). Membuat herbarium tidaklah selit, butuh waktu, caranya adalah berikan alkohol di dalam air sesuai dengan dosis, celupkan tanaman tersebut, angin-anginkan hingga kering, dan taruh antara buku dan jemur di terik matahari (jangan sampai basah karena dapat memunculkan cendawan atau jamur), pengeringan tidak boleh menggunakan Oven takut daun terlalu kering dan akan pecah nantinya.

Bahan Bacaan Pengendalian Gulma:

Kajian Tekno Ekonomi Alat Semprot Semi-Otomatis Tipe Sandang (Knapsack Sprayer) dengan Beberapa Variasi Jumlah Nozzle

Uji Efektivitas Herbisida Tunggal Maupun Campuran Dalam Pengendalian Stenochlaena Palustris Di Gawangan Kelapa Sawit

Pengaruh herbisida diuron 78.5% WP terhadap pengendalian gulma pada pertanaman tebu (Saccharum officinarum L.)

Simpanan Biji Gulma dalam Tanah di Perkebunan Teh pada Berbagai Tahun Pangkas

Studi Keefektivan Herbisida Diuron dan Ametrin untuk Mengendalikan Gulma pada Pertanaman Tebu (Saccharum officinarum. L) Lahan Kering